{"id":11088,"date":"2024-02-28T09:31:56","date_gmt":"2024-02-28T02:31:56","guid":{"rendered":"https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/?p=11088"},"modified":"2024-02-29T11:11:37","modified_gmt":"2024-02-29T04:11:37","slug":"informasi-dinamika-atmosfer-di-wilayah-provinsi-kalimantan-selatan-dalam-tiga-bulan-kedepan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/?p=11088","title":{"rendered":"INFORMASI DINAMIKA ATMOSFER DI WILAYAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN DALAM TIGA BULAN KEDEPAN"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>BPBD Kab. HSS, Kandangan Senin 26 Februari 2024<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sobat BPBD KENALI BAHAYANYA DAN KURANGI RESIKONYA, Yuk Simak informasi<br>dinamika atmosfer di wilayah Prov. Kalsel:<\/p>\n\n\n\n<p>Perkembangan dinamika atmosfer dan suhu muka laut<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>\u00a0Anomali suhu muka laut di Samudera Pasifik Equator bagian<br>tengah (NINO 3.4) dan Southern Oscillation Index (SOI) Berdasarkan perkembangan<br>dinamika lautan di pasifik hingga awal Januari 2024, indeks NINO 3.4 bernilai<br>+2.11 (Kondisi El Nino). Nilai SOI pada bulan Oktober (-6.8), November (-8.6)<br>dan Desember (-2.4) 2023. BMKG dan beberapa Pusat Iklim Dunia memprakirakan El<br>Nino terus bertahan pada level Moderat hingga awal tahun 2024 dan kemudian<br>melemah menuju Netral mulai April 2024. Untuk bulan Februari 2024 curah hujan<br>di wilayah Kalimantan Selatan diprakirakan masih dalam kondisi Normal.<\/li>\n\n\n\n<li>Indeks Dipole Mode Indeks Dipole Mode pada awal Januari<br>2024 bernilai +0.64. Hal ini menunjukkan Dipole Mode berada pada kondisi<br>Positif. BMKG memprediksi IOD menuju netral setidaknya hingga pertengahan tahun<br>2024.<\/li>\n\n\n\n<li>\u00a0Madden-Julian Oscillation (MJO) Analisis pada awal Januari<br>2024 menunjukkan MJO aktif di Samudera Hindia bagian barat, kemudian menuju<br>Indonesia (Benua Maritim) hingga akhir Januari 2024. MJO aktif tersebut<br>berkaitan dengan peningkatan aktivitas konvektif di Indonesia bagian barat,<br>termasuk juga peningkatan hujan di Kalimantan Selatan. Pada awal Februari 2024<br>diprakirakan posisinya menuju ke Pasifik Barat.<\/li>\n\n\n\n<li>Suhu Muka Laut Perairan Indonesia Kondisi anomali suhu muka<br>laut Indonesia pada awal Januari 2024 dalam kondisi hangat dengan anomali suhu<br>muka laut bernilai +1.083\u00b0C, untuk wilayah perairan Kalimantan Selatan berkisar<br>antara +1.0\u00b0C sampai dengan +2.0 \u00b0C (kondisi hangat). Untuk bulan Februari 2024<br>kondisi anomali suhu muka laut di wilayah Kalimantan Selatan diprediksi hangat.<\/li>\n\n\n\n<li>Pola Angin 850 hPa (Gradient Wind) Analisis pada awal<br>Januari 2024, aliran massa udara di wilayah Kalimantan Selatan secara umum<br>didominasi angin dari Barat, kecepatan angin umumnya relatif lebih lemah dari<br>normalnya.Prediksi arah angin di Kalimantan Selatan pada Januari hingga Maret<br>2024 dari Barat dengan kecepatan 2-4 m\/s. Kelembapan udara relatif pada<br>Februari hingga April 2024 lapisan 700 mb dan 850 mb berkisar 75-90%, sedangkan<br>lapisan 1000 mb berkisar 55-70%. Kondisi ini mendukung potensi pertumbuhan awan<br>di wilayah Kalimantan Selatan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Kesimpulan<\/strong>&nbsp;Dari kondisi dinamika atmosfer dan suhu muka laut di atas<br>dapat disimpulkan bahwa sifat hujan di Provinsi Kalimantan Selatan dalam tiga<br>bulan ke depan secara umum berada pada kondisi Normal hingga Atas Normal.<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber : Buletin Iklim Kalimantan Selatan Januari 2024 VOL : LI NO.01<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kami Siap Untuk Selamat&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>SALAM TANGGUH SALAM KEMANUSIAAN &#8211; BPBD Kab. HSS<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BPBD Kab. HSS, Kandangan Senin 26 Februari 2024 Sobat BPBD KENALI BAHAYANYA DAN KURANGI RESIKONYA, Yuk Simak informasidinamika atmosfer di wilayah Prov. Kalsel: Perkembangan dinamika atmosfer dan suhu muka laut Kesimpulan&nbsp;Dari kondisi dinamika atmosfer dan suhu muka laut di atasdapat disimpulkan bahwa sifat hujan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-11088","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11088","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11088"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11088\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11089,"href":"https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11088\/revisions\/11089"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11088"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11088"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11088"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}