{"id":3616,"date":"2023-06-08T03:57:35","date_gmt":"2023-06-08T03:57:35","guid":{"rendered":"https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/?p=3616"},"modified":"2023-06-08T03:57:35","modified_gmt":"2023-06-08T03:57:35","slug":"tanya-jawab-apa-saja-yang-perlu-diketahui-tentang-musim-kemarau","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/?p=3616","title":{"rendered":"TANYA JAWAB, APA SAJA YANG PERLU DIKETAHUI TENTANG MUSIM KEMARAU?"},"content":{"rendered":"\n<p>BPBD Kab. HSS, Kandangan Kamis 8 Juni 2023<\/p>\n\n\n\n<p>Sobat BPBD, banyak masyarakat belum tahu dan mereka bertanya seputar Musim Kemarau, oleh karena itu kami sampai Apa saja yang perlu diketahui tentang Musim Kemarau, Ayo simak sbb:<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"624\" height=\"416\" src=\"https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Kekeringan.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3617\" srcset=\"https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Kekeringan.jpg 624w, https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Kekeringan-300x200.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 624px) 100vw, 624px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Tanya : Jelaskan apa yang dimaksud dengan musim kemarau?<\/p>\n\n\n\n<p>Jawab : Musim kemarau atau sering disebut musim panas merupakan suatu&nbsp;kondisi dimana di berbagai daerah di Indonesia mengalami kekeringan \/ kekurangan air dan tidak turun hujan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tanya : Apa bencana alam yang terjadi saat musim kemarau?<\/p>\n\n\n\n<p>Jawab : Bencana alam yang menjadi perhatian di Indonesia saat musim kemarau adalah&nbsp;kekeringan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tanya : Apa yang terjadi jika musim kering berlangsung lama?<\/p>\n\n\n\n<p>Jawab : Jika musim kemarau berlangsung lebih lama dan lebih kering dari biasanya, maka akan ada&nbsp;peningkatan risiko kekeringan, kekurangan air bersih, kebakaran hutan dan lahan, hingga gangguan produksi pangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tanya : Apa saja yang bisa dilakukan saat musim kemarau?<\/p>\n\n\n\n<p>Jawab : TIPS SEHAT&nbsp;MENGHADAPI KEMARAU :<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>Menjaga sumber atau mata air.<\/li><li>Menggunakan air dengan bijak dan sesuai dengan kebutuhan.<\/li><li>Jangan membakar sampah atau lahan dan hutan.<\/li><li>Hindari udara panas&nbsp;di&nbsp;siang hari.<\/li><li>Pakailah topi dan tabir surya.<\/li><li>Mencuci tangan dengan teratur.<\/li><li>Cukupi kebutuhan air&nbsp;dalam&nbsp;tubuh.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Tanya : Mengapa pada musim kemarau rawan terjadi kekeringan?<\/p>\n\n\n\n<p>Jawab : Kekeringan dapat disebabkan karena\u00a0suatu wilayah tidak mengalami hujan atau kemarau dalam kurun waktu yang cukup lama atau curah hujan di bawah normal, sehingga kandungan air di dalam tanah berkurang atau bahkan tidak ada.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Foto-Kekeringan1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3618\" width=\"578\" height=\"690\" srcset=\"https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Foto-Kekeringan1.jpg 336w, https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Foto-Kekeringan1-251x300.jpg 251w\" sizes=\"auto, (max-width: 578px) 100vw, 578px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Tanya : Bagaimana dampak musim kemarau?<\/p>\n\n\n\n<p>Jawab : Akibat&nbsp;musim kemarau&nbsp;yang panjang yaitu musnahnya banyak tanaman. Hal ini karena tidak ada tanah yang subur untuk menyerap zat hara. Padahal, kehadiran tanaman memiliki peran vital sebagai salah satu sumber kehidupan. Hanya ada beberapa tanaman yang dapat bertahan hidup, contohnya seperti kaktus dan pohon jati.<\/p>\n\n\n\n<p>Tanya : Apa saja dampak yang ditimbulkan akibat kekeringan?<\/p>\n\n\n\n<p>Jawab : Dalam definisi lain&nbsp;kekeringan&nbsp;adalah suatu keadaan yang terjadi akibat kekurangan air dalam hal ini biasanya dikonotasikan dengan kekurangan air hujan (Raharjo,2010).&nbsp;Dampak dari kekeringan&nbsp;antara lain kurangnya sumber air, tanaman dan hewan banyak yang mati, terjadi kelaparan masal akibat ladang pertanian yang tidak mendapatkan pasokan air yang cukup untuk irigasi, lingkungan yang kotor hingga timbul berbagai macam penyakit.<\/p>\n\n\n\n<p>Tanya : Apa yang menyebabkan terjadinya kemarau?<\/p>\n\n\n\n<p>Jawab : Salah satu penyebab musim kemarau di Indonesia adalah&nbsp;berhembusnya Angin Muson Timur. Merupakan angin yang berhembus dari Benua Australia ke Asia, melewati celah sempit dan berbagai gurun, seperti Gibson, Gurun Australia Besar, dan Gurun Victoria.<\/p>\n\n\n\n<p>Tanya : Apa yang harus kita lakukan agar tidak terjadi bencana kekeringan?<\/p>\n\n\n\n<p>Jawab : Solusinya :<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>Membangun atau melakukan rehabilitasi terhadap jaringan irigasi.<\/li><li>Pembuatan waduk buatan di beberapa daerah.<\/li><li>Memelihara dan melakukan rehabilitasi terhadap konservasi lahan maupun air.<\/li><li>Melakukan sosialisasi untuk penghematan air.<\/li><li>Reboisasi hutan dan penghijauan di area pemukiman warga maupun di jalan besar.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Tanyak : Bagaimana upaya yang dapat dilakukan manusia untuk mengatasi kemarau panjang?<\/p>\n\n\n\n<p>Jawab : Berikut adalah beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mengatasi kekeringan.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>Mengatasi Kekeringan Dengan Embung :<\/li><li>Embung atau penampung air hujan bisa menjadi cara untuk mengatasi kekeringan saat musim kemarau.<\/li><li>Embung diperuntukan untuk menyediakan air ketika kemarau panjang.<\/li><li>Embung bisa membantu untuk mengairi tanaman yang kering, sehingga membuat tanaman tidak mati karena kekurangan air.<\/li><li>Embung bisa dimanfaatkan oleh petani yang menjadi sumber air ketika kemarau.<\/li><li>Mengatasi kekeringan dengan Waduk :<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Saat musim kemarau tiba banyak sekali sumber air mengalami kekeringan. Misalnya Waduk, oleh sebab itu sangat penting untuk mengatasi kekeringan dengan mencegah waduk mengalami pendangkalan. Sebab jika mengalami pendangkalan maka kapasitas air dalam waduk akan berkurang. Oleh sebab itu cara mengatasinya adalah dengan melakukan pengerukan waduk agar lebih dalam sehingga waduk bisa menampung air lebih banyak.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Mengatasi Kekeringan dengan Penghijauan :<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Penghijauan merupakan cara sederhana mengatasi kekeringan saat musim kemarau.<br>Penghijauan alangkah baiknya dilakukan didaerah hulu diikuti dengan melakukan pengurangan konversi lahan didaerah hulu. Konversi lahan bisa mengurangi kemampuan lahan dalam menyerap air hujan. Penghijauan nantinya bermanfaat untuk mengurangi sedimentasi sehingga tidak akan terjadi pendangkalan waduk.<\/p>\n\n\n\n<p>Tanyak : Apa yang harus kita lakukan untuk menjaga lingkungan ketika musim kemarau tiba?<\/p>\n\n\n\n<p>Jawab : Tetap Sehat dan Aman dari Bencana Saat&nbsp;Musim Kemarau<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>Menjaga&nbsp;dan Memelihara Sumber Air.&nbsp;Menjaga&nbsp;dan memelihara sumber air yang ada pada&nbsp;lingkungan&nbsp;sekitar sangat penting dalam menghadapi&nbsp;musim kemarau. &#8230;<\/li><li>Hemat Air.<\/li><li>Menjaga&nbsp;Kesehatan.<\/li><li>Menjaga&nbsp;Kebersihan&nbsp;Lingkungan.<\/li><li>Menjauhkan Barang yang Mudah Terbakar dari Sumber Api.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Tanya : Bagaimana cara menanggulangi musim kemarau yang menyebabkan turunnya hasil pertanian?<\/p>\n\n\n\n<p>Jawab : Tips&nbsp;Menghadapi&nbsp;Musim Kemarau&nbsp;untuk Para&nbsp;Petani<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>Dengan Menggunakan \u201cPompanisasi dan Pipanisasi\u201d &#8230;<\/li><li>Pembangunan Embung atau Long Storage. &#8230;<\/li><li>Melakukan Pembangunan Sumur Bor. &#8230;<\/li><li>Mengikuti Asuransi Usaha Tani Padi. &#8230;<\/li><li>Menggunakan Berbagai&nbsp;Cara&nbsp;Organik dan Menghindari Penggunaan Bahan Kimia Berbahaya.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Tanya : Apa yang terjadi jika bencana kekeringan melanda?<\/p>\n\n\n\n<p>Jawab : Dampak berkepanjangan dari&nbsp;bencana kekeringan&nbsp;ini, akan sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup masyarakat, seperti banyaknya tanaman yang akan mati, dan juga hal ini akan berefek pada meningkatnya polusi udara di daerah tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Tanya : Mengapa pada saat musim kemarau jarang terjadi hujan?<\/p>\n\n\n\n<p>Jawab : Pada musim kemarau umumnya jarang terjadi hujan di mana&nbsp;tutupan awan berkurang, sehingga panas permukaan bumi akibat radiasi Matahari lebih cepat dan lebih banyak yang dilepaskan kembali ke atmosfer berupa radiasi balik gelombang panjang.<\/p>\n\n\n\n<p>Tanyak : Apa dampak kekeringan bagi makhluk hidup?<\/p>\n\n\n\n<p>Jawab : Jika terjadi&nbsp;kekeringan, maka tanaman akan layu hingga mengalami kematian. Tanaman menjadi bagian penting dari siklus oksigen dan menjadi sumber pangan&nbsp;bagi manusia&nbsp;dan&nbsp;hewan. Jika tanaman mati, maka sumber makanan&nbsp;bagi hewan&nbsp;dan&nbsp;manusia&nbsp;akan berkurang dan menyebabkan kelaparan, bahkan ancaman kematian.<\/p>\n\n\n\n<p>Tanya : Mengapa pada saat musim kemarau jarang terjadi hujan?<\/p>\n\n\n\n<p>Jawab : Pada musim kemarau umumnya jarang terjadi hujan di mana&nbsp;tutupan awan berkurang, sehingga panas permukaan bumi akibat radiasi Matahari lebih cepat dan lebih banyak yang dilepaskan kembali ke atmosfer berupa radiasi balik gelombang panjang.<\/p>\n\n\n\n<p>Tanya : Mengapa di Indonesia saat ini mudah terjadi banjir di musim hujan dan kekeringan di musim kemarau?<\/p>\n\n\n\n<p>Jawab : Di&nbsp;Indonesia dewasa ini mudah&nbsp;sekali&nbsp;terjadi banjir pada musim hujan dan kekeringan&nbsp;di&nbsp;musim kemarau&nbsp;adalah karena banyak daerah yang sudah beralih fungsi menjadi sebuah bangunan tanpa resapan air yang memadai sehingga alam kehilangan sebagian besar kemampuannya untuk menyerap air dan masyarakat&nbsp;Indonesia&nbsp;belum<\/p>\n\n\n\n<p>Tanya : Apa dampak positif dari musim kemarau di Indonesia?<\/p>\n\n\n\n<p>Jawab : Dampak positif &nbsp;dari musim kemarau yaitu&nbsp;antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Tidak terjadinya bencana banjir dan berkurangnya bencana longsor, karena curah hujan yang rendah.<\/li><li>Usaha produksi ikan asin, selain karena panas matahari penuh juga biasanya tangkapan ikan akan melimpah sehingga biaya produksi akan dapat ditekan lebih murah.<\/li><li>Para petani dapat memanfaatkan daerah rawa untuk ditanami pagi, dimana dulunya tidak dapat ditanami padi airnya tinggi, dan juga bertani palawija, karena tidak membutuhkan banyak air.<\/li><li>Dll.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><strong>\u201cKami Siap Untuk Selamat\u201d<\/strong>,&nbsp;<strong>SALAM TANGGUH SALAM KEMANUSIAAN \u2013 BPBD Kab. HSS<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BPBD Kab. HSS, Kandangan Kamis 8 Juni 2023 Sobat BPBD, banyak masyarakat belum tahu dan mereka bertanya seputar Musim Kemarau, oleh karena itu kami sampai Apa saja yang perlu diketahui tentang Musim Kemarau, Ayo simak sbb: Tanya : Jelaskan apa yang dimaksud dengan musim&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3616","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3616","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3616"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3616\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3619,"href":"https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3616\/revisions\/3619"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3616"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3616"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bpbd.hulusungaiselatankab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3616"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}