Minggu, 6 September 2026, BPBD Hulu Sungai Selatan bersama tim gabungan Posko Karhutla melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah titik wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Pemadaman dilakukan sejak siang hingga dini hari sebagai upaya mengendalikan api dan mencegah meluasnya kebakaran. Kepala Pelaksana BPBD HSS, Ika Aguspiannor H., S.Sos., M.IP, turut turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi di lokasi sekaligus mengoordinasikan personel dan langkah penanganan bersama tim gabungan.


Penanganan dilakukan di beberapa lokasi:
📍 Desa Sungai Paring, Kecamatan Kandangan
📍 Desa Bangkau, Kecamatan Kandangan
📍 Desa Bajayau Tengah, Kecamatan Daha Barat
📍 Desa Muning, Kecamatan Daha Selatan
Dari siang hingga dini hari, tim terus berjibaku melakukan pemadaman. Sinergi dan koordinasi seluruh unsur menjadi kunci dalam upaya mengendalikan karhutla di lapangan.
Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh rekanan BPK/PMK, relawan, serta seluruh unsur yang terlibat atas waktu, tenaga, dan dedikasinya dalam membantu proses pemadaman karhutla di berbagai lokasi.
Mari terus bersama-sama mencegah karhutla. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) H. Syafrudin Noor, S.E., S.Sos, meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di dua lokasi, yakni Desa Sungai Kali, Kecamatan Sungai Raya, dan Desa Amawang Kiri, Kampung Rambai, Kecamatan Kandangan, sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat sekaligus memastikan upaya penanganan karhutla berjalan dengan baik. Rabu,(02/09/2026).


Dalam peninjauan tersebut, Bupati HSS melihat secara langsung kondisi di lapangan serta upaya pemadaman yang dilakukan oleh petugas gabungan bersama masyarakat dan para relawan. Kehadiran pemerintah daerah di tengah situasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan penanganan dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan mengutamakan keselamatan masyarakat.
Bupati HSS menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh masyarakat serta relawan yang telah menunjukkan kepedulian dan semangat gotong royong dalam membantu upaya pemadaman api.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat memiliki peran penting dalam penanganan karhutla, terutama melalui kepedulian terhadap lingkungan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Pencegahan dinilai menjadi langkah yang sangat penting, mengingat penanganan karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati HSS juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, BPBD, relawan, dan masyarakat dalam menghadapi karhutla. Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi kekuatan penting dalam merespons kejadian di lapangan.
Peninjauan di dua lokasi tersebut turut didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),Kabupaten HSS, Ika Aguspiannor H, S.Sos.,M.IP, Dandim 1003/HSS, Danyonif TP 829/Bumi Antaludin, dan Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres HSS.
Pemerintah Kabupaten HSS juga terus mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di lahan yang mudah terbakar, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.
Melalui sinergi pemerintah, TNI-Polri, relawan, dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan dan penanganan karhutla di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dapat semakin optimal, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan melindungi masyarakat dari dampak kebakaran
BPBD Kabupaten Hulu Sungai Selatan meraih Juara 4 pada Lomba Video 1 Tahun Kinerja Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas upaya dan dedikasi seluruh perangkat daerah dalam mendukung kinerja pembangunan daerah, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja, sinergi, dan inovasi dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Hasil Lomba:
Juara 1: BAPPERIDA
Juara 2: RSUD Brigjend H. Hassan Basry
Juara 3: RSUD Daha Sejahtera
Juara 4: BPBD


Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) kembali melakukan penyegaran organisasi melalui pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat di lingkungan Pemkab HSS. Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati HSS H. Suriani, pada Senin (13/4/2026), bertempat di Pendopo Bupati.


Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) HSS H. Muhammad Noor, Tim Pakar Evaluasi Pembangunan Daerah Kabupaten HSS, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab HSS.
Sebanyak 13 pejabat resmi dilantik pada kesempatan tersebut. Di antaranya, Khairuddin, S.ST yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Kecamatan Daha Selatan, kini dipercaya mengemban amanah sebagai Camat Daha Barat. Selain itu, jabatan Kepala Bagian Umum Setda kini diisi oleh Yumi Ulfa Susanti, SSTP, M.Si. Sementara pejabat sebelumnya, Ika Aguspiannor, S.Sos, M.IP, kini menjabat sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Rotasi jabatan juga terjadi pada tingkat kelurahan, di mana Fitria Mawarni, A.Md.Kep ditunjuk sebagai Lurah Kandangan Barat, menggantikan Ary Nugraha, S.IP, M.M yang dipromosikan menjadi Sekretaris Kecamatan Padang Batung.
Senin, 5 Januari 2026 BPBD Kabupaten Hulu Sungai Selatan melaksanakan kegiatan pendistribusian bantuan logistik yang bersumber dari Ikatan Dokter THT Kabupaten Hulu Sungai Selatan ke Kecamatan Loksado. Bantuan ini disalurkan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Selain itu, BPBD HSS juga memberikan bantuan transportasi bagi pengguna kendaraan roda dua di Jalan Raya Daha, Desa Sungai Kupang, guna membantu kelancaran mobilitas masyarakat di tengah kondisi banjir.
Kegiatan ini merupakan wujud sinergi dan kolaborasi antara BPBD HSS dengan berbagai pihak dalam upaya membantu masyarakat serta memastikan pelayanan kemanusiaan dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran.


BPBD Kabupaten Hulu Sungai Selatan melalui Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi melaksanakan verifikasi lapangan terhadap jalan kabupaten yang mengalami longsor di Jalan Bulanang, Desa Batu Bini RT.001 RW.001, Kecamatan Padang Batung.
Hasil verifikasi lapangan:
Titik 1
Koordinat: 2°49’44,988″S 115°19’22,95″E
Titik 2
Koordinat: 2°49’53,706″S 115°19’35,352″E
Kondisi saat ini:
Akses jalan sementara ditangani secara swadaya oleh masyarakat agar tetap dapat dilalui.
BPBD Kabupaten Hulu Sungai Selatan akan terus melakukan koordinasi dan tindak lanjut sesuai kewenangan guna mendukung penanganan lebih lanjut serta menjaga keselamatan masyarakat.


Telah terjadi kejadian pohon tumbang pada Kamis, 18 Desember 2025, sekitar pukul 21.30 WITA, bertempat di Desa Sirih Hulu, Kecamatan Kalumpang.
Menindaklanjuti laporan warga, BPBD Kabupaten Hulu Sungai Selatan bersama masyarakat setempat segera melakukan penanganan di lokasi kejadian dengan membersihkan dan mengevakuasi material pohon tumbang guna menghindari potensi bahaya lanjutan.
Akibat kejadian tersebut, 1 Kepala Keluarga (5 jiwa) terdampak. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Penanganan berlangsung dengan aman dan lancar berkat kerja sama antara BPBD dan masyarakat.
BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat cuaca ekstrem, serta segera melaporkan kejadian darurat melalui kanal resmi yang tersedia.


Kamis, 11 Desember 2025, BPBD Kabupaten Hulu Sungai Selatan menerima laporan dari masyarakat terkait adanya pohon tumbang yang menimpa rumah warga di Desa Mandala, Kecamatan Telaga Langsat. Setelah menerima informasi tersebut, tim langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi, BPBD bersama masyarakat dan perangkat Kecamatan Telaga Langsat melakukan pemotongan serta pembersihan material pohon tumbang untuk menghindari potensi bahaya lanjutan dan memastikan kondisi rumah warga kembali aman. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Penanganan dilakukan secara gotong royong sebagai bentuk kolaborasi demi menjaga keselamatan bersama.
BPBD HSS mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera melaporkan apabila ditemukan kondisi yang dapat membahayakan lingkungan sekitar.

